Pendidikan

Kemping Pramuka di SDN Pogo Lede Diikuti 19 Sekolah, Siswa Belajar Mandiri dan Peduli Lingkungan

×

Kemping Pramuka di SDN Pogo Lede Diikuti 19 Sekolah, Siswa Belajar Mandiri dan Peduli Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Puluhan tenda peserta Kemping Pramuka berdiri membentuk huruf U di Bumi Perkemahan SDN Pogo Lede, Kamis (13/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti 19 sekolah dasar dengan ratusan peserta dan kakak pembina. (Detik Timur)

Detik Timur – Puluhan tenda berdiri membentuk huruf U di halaman Bumi Perkemahan SDN Pogo Lede, Kamis (13/8/2026). Tenda-tenda itu menjadi tempat berkumpul peserta Kemping Pramuka yang diikuti siswa dari sejumlah sekolah dasar.

Kegiatan tersebut melibatkan 19 sekolah dasar dengan ratusan peserta, termasuk para kakak pembina yang mendampingi selama kegiatan berlangsung.

Kemping Pramuka tidak sekadar menjadi ruang bagi siswa untuk menerima materi kepramukaan. Di luar lingkungan sekolah, mereka mendapat kesempatan berinteraksi, bekerja sama, sekaligus belajar menghadapi situasi secara langsung.

Berbagai kegiatan di alam terbuka juga mendorong siswa mengembangkan kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik. Mereka dilatih untuk membangun keberanian, kemandirian, kedisiplinan, serta kemampuan memecahkan persoalan secara bersama-sama.

Salah satu pembina dari SDK Kalena Wanno, Yonatan Erton Riti, S.Pd.Gr., mengatakan anak didiknya antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Menurut dia, kegiatan perkemahan memberi kesempatan kepada siswa untuk bertemu dengan teman-teman dari sekolah lain dan memperoleh pengalaman baru.

“Anak-anak ini, sangat senang dan bahagia, apalagi ketemu teman-teman baru dan juga pengalaman baru,” kata Erton Riti.

Erton juga mengapresiasi panitia dan para kakak pembina yang dinilainya mampu menyampaikan materi kepramukaan dengan cara sederhana, kreatif, dan menyesuaikan perkembangan usia siswa sekolah dasar.

“Apalagi panitia serta dengan Kaka pembinanya, memberikan pengajaran materi sesuai dengan perkembangan anak dengan background sebagai pendidik SD,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Yohanes Ngongo Bani alias Pak Jhon, salah seorang kakak pembina. Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan tahun ini, tetapi dapat digelar secara berkelanjutan dengan kualitas dan tingkat kegiatan yang terus ditingkatkan.

“Harapannya kegiatan ini dilanjut dan level lebih ditingkatkan lagi,” ujarnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *