Detik Timur – Seorang pria mengalami luka robek setelah diduga dibacok saat menghadiri acara adat belis (pemale) di Kampung Wanno Karedi, Desa Karuni, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Kamis, 30 Juli 2026. Polisi telah mengamankan terduga pelaku.
Korban, Didimus Mone Nani (39), seorang guru asal Desa Letekonda, Kecamatan Loura, diduga menjadi korban penganiayaan oleh Agustinus Seingo alias Gusti (28).
Menurut laporan kepolisian yang diterima DetikTimur.com dari Kasat Reserse Kriminal Polres Sumba Barat Daya, IPTU Yakobus K. Sanam, S.H., pada Jumat, 31 Juli 2026, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 Wita. Saat itu, korban sedang duduk bersama saksi, Simson Nani Bulu, mengikuti prosesi adat belis.
Pelaku diduga datang dari arah belakang dan memukul korban. Korban kemudian menoleh dan terlibat pertengkaran. Dalam peristiwa itu, pelaku diduga mencabut parang dari sarungnya lalu mengayunkannya ke arah dada sebelah kiri korban. Akibatnya, korban mengalami luka robek.
Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Kota Tambolaka.
Polisi selanjutnya mendatangi tempat kejadian perkara, melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, meminta visum et repertum terhadap korban, serta mengamankan barang bukti berupa satu bilah parang dan pakaian korban. Terduga pelaku juga telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan.
Penyidik masih melanjutkan penanganan perkara dengan memeriksa saksi dan terlapor, menggelar perkara untuk peningkatan status dari penyelidikan ke penyidikan, menyita barang bukti, berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU), serta melengkapi berkas perkara.
Motif dugaan penganiayaan tersebut masih didalami. Polisi menyatakan proses hukum akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.***












