Politik

Musancab PDIP SBD, Konsolidasi Partai Menjangkau Tingkat Kecamatan

×

Musancab PDIP SBD, Konsolidasi Partai Menjangkau Tingkat Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Jajaran pengurus PDI Perjuangan bersama peserta Musancab PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Sumba Barat Daya di Aula Hotel Sinar Tambolaka, Rabu (12/8/2026). (Dok. DetikTimur)

Detik Timur – PDI Perjuangan menggelar Musyawarah Anak Cabang atau Musancab Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Rabu, 12 Agustus 2026. Forum ini menjadi bagian dari penataan organisasi partai di tingkat kecamatan.

Musancab berlangsung di Aula Hotel Sinar Tambolaka. Sejumlah pengurus PDI Perjuangan tingkat pusat dan daerah hadir dalam kegiatan tersebut.

Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Parera hadir bersama Ketua DPD PDI Perjuangan NTT Yunus H. Takandewa, Sekretaris DPD PDI Perjuangan NTT Patrianus Lali Wolo, Bendahara DPD PDI Perjuangan NTT Stevano Rizki Adranacus, serta sejumlah pengurus DPD lainnya.

Dari jajaran PDI Perjuangan SBD, hadir Ketua DPC Dominikus Alphawan Rangga Kaka, mantan Bupati SBD Kornelius Kodi Mete, Ketua DPRD SBD Rudolf Radu Holo, serta jajaran pengurus DPC dan PAC.

Musancab mempertemukan pengurus PAC dari berbagai kecamatan di Sumba Barat Daya. Struktur PAC menjadi salah satu bagian penting dalam kerja organisasi partai karena berhubungan langsung dengan aktivitas politik dan kaderisasi di tingkat kecamatan.

Dalam forum tersebut, konsolidasi organisasi menjadi salah satu agenda utama. Pengurus partai mendorong agar struktur organisasi tidak hanya tertata secara administratif, tetapi juga aktif menjalankan kerja-kerja politik di tengah masyarakat.

Selain konsolidasi, forum tersebut juga menekankan kedisiplinan kader, gotong royong, dan penguatan hubungan partai dengan masyarakat.

Musancab tidak hanya berkaitan dengan penyusunan kepengurusan PAC. Forum ini juga menjadi kesempatan bagi jajaran partai untuk menyatukan kembali arah organisasi di tingkat kecamatan.

Bagi PDI Perjuangan SBD, penguatan struktur hingga tingkat bawah menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan kerja organisasi sekaligus memperkuat hubungan kader dengan masyarakat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *