Regional

Dinas Perkim SBD Verifikasi 30 Calon Penerima Rumah Layak Huni di Desa Noha, Kodi Utara

×

Dinas Perkim SBD Verifikasi 30 Calon Penerima Rumah Layak Huni di Desa Noha, Kodi Utara

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sumba Barat Daya bersama tim melakukan survei dan verifikasi calon penerima bantuan Rumah Rakyat Layak Huni (RRLH) di Desa Noha, Kecamatan Kodi Utara, Jumat (31/7/2026). (DetikTimur/Kobus Tena)

Detik Timur – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur, melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) melakukan survei terhadap calon penerima bantuan Rumah Rakyat Layak Huni (RRLH) di Desa Noha, Kecamatan Kodi Utara, Jumat (31/7/2026).

Survei tersebut menyasar 30 kepala keluarga sebagai bagian dari proses verifikasi untuk memastikan calon penerima memenuhi persyaratan sebelum ditetapkan sebagai penerima bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sumba Barat Daya, Yohanis Umbu Deta, mengatakan tim turun langsung ke lapangan untuk mencocokkan data administrasi dengan kondisi riil calon penerima.

“Hari Jumat kami survei calon penerima sebanyak 30 keluarga,” kata Jhon kepada DetikTimur.com, Sabtu (1/8/2026).

Menurut Yohanis, verifikasi dilakukan untuk memastikan data kependudukan setiap calon penerima sesuai dengan kondisi di lapangan. Tim juga menilai kemampuan swadaya masyarakat sebagai salah satu syarat memperoleh bantuan rumah layak huni.

“Tujuan survei ini memastikan kebenaran data kependudukan dan kemampuan swadaya calon penerima,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program tersebut diprioritaskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang belum memiliki rumah layak huni, tetapi masih memiliki kemampuan swadaya untuk mendukung pembangunan.

“Sasarannya adalah masyarakat tidak mampu, tetapi mempunyai kemampuan swadaya,” katanya lagi.

yohanis mengatakan bantuan Rumah Rakyat Layak Huni bersumber dari APBN melalui kerja sama Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Menurut dia, penambahan kuota bantuan rumah layak huni merupakan tindak lanjut dari pertemuan Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, di Jakarta, Senin (20/7/2026).

Apabila seluruh tahapan verifikasi berjalan sesuai jadwal, bantuan rumah layak huni tersebut direncanakan mulai disalurkan pada 2026 atau 2027.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *