Hukrim

Polisi SBD Selidiki Penyelundupan Ternak, Penjualan Pertalite Ilegal hingga Dugaan Korupsi Dinkes

×

Polisi SBD Selidiki Penyelundupan Ternak, Penjualan Pertalite Ilegal hingga Dugaan Korupsi Dinkes

Sebarkan artikel ini
Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, Iptu Yakobus K. Sanam. Polisi masih menyelidiki dugaan penyelundupan ternak, menertibkan penjualan BBM subsidi tanpa izin, serta menangani dugaan korupsi di lingkungan Dinas Kesehatan SBD. (Foto: WhatsApp/DetikTimur.com/Kobus Tena)

Detik Timur – Kepolisian di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur, masih menangani sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.

Mulai dari dugaan penyelundupan ternak, penjualan BBM bersubsidi tanpa izin, hingga dugaan korupsi di lingkungan Dinas Kesehatan kabupaten Sumba Barat Daya.

Terkait dugaan penyelundupan ternak, polisi menyebut belum menemukan keterlibatan anggotanya dalam aktivitas tersebut.

Meski demikian, penyelidikan masih berjalan untuk memastikan ada atau tidaknya pihak-pihak yang terlibat.

“Untuk sementara kami belum menemukan keterlibatan anggota dalam kegiatan tersebut. Namun, kami akan terus melakukan penyelidikan,” kata Kasat Reskrim Polres SBD, Iptu Yakobus K. Sanam, dalam keterangannya melalui pesan WhatsApp, Senin (14/9/2026).

Sementara itu, polisi masih melakukan pengamanan dan penertiban distribusi BBM jenis Pertalite di sejumlah SPBU di SBD. Penertiban diarahkan terutama terhadap penjualan BBM subsidi yang dilakukan tanpa izin.

Polisi mengingatkan masyarakat yang selama ini menjual kembali BBM subsidi tanpa izin agar menghentikan aktivitas tersebut. Jika tetap dilakukan, aparat akan menindak sesuai ketentuan hukum.

Apabila menemukan dugaan penimbunan BBM subsidi, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang. Informasi dari warga penting untuk membantu polisi mengungkap praktik yang merugikan masyarakat.

Sementara itu, dugaan kasus korupsi di Dinas Kesehatan SBD masih berada pada tahap penyelidikan.

Polisi masih mengumpulkan alat bukti untuk membuat terang dugaan peristiwa pidana tersebut. Perkara itu masih berjalan dan belum dihentikan.

“Masih berproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku. Perkembangan pasti akan kami update,” ujar Sanam.

Dugaan penyelundupan ternak, penjualan BBM subsidi tanpa izin, dan kasus dugaan korupsi Dinas Kesehatan masih dalam penanganan kepolisian. Proses penyelidikan terhadap masing-masing persoalan masih berjalan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *