Nasional

Sat Resnarkoba Polres Sumba Timur Gandeng Tokoh Agama Cegah Peredaran Narkotika

×

Sat Resnarkoba Polres Sumba Timur Gandeng Tokoh Agama Cegah Peredaran Narkotika

Sebarkan artikel ini
Kasat Resnarkoba Polres Sumba Timur Iptu I Gede Putu Parwata melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan pihak sinode dalam upaya mencegah dan memberantas peredaran narkotika di Sumba Timur, Kamis (3/9/2026). (Dok. WhatsApp/Kobus Tena/DetikTimur.com)

Detik Timur – Satuan Reserse Narkoba Polres Sumba Timur menggandeng tokoh agama untuk mencegah dan memberantas peredaran serta penyalahgunaan narkotika di wilayah tersebut.

Kasat Resnarkoba Polres Sumba Timur Iptu I Gede Putu Parwata mengatakan koordinasi dengan pihak sinode dilakukan untuk memperkuat peran tokoh agama dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN).

“Silaturahmi dan koordinasi dengan pihak sinode terkait cegah berantas narkotika,” kata Iptu I Gede Putu Parwata kepada DetikTimur.com melalui WhatsApp, Kamis, 3 September 2026.

Menurut Parwata, kerja sama dengan tokoh agama diharapkan dapat memperkuat edukasi tentang bahaya narkotika kepada masyarakat. Tokoh agama dinilai memiliki peran penting karena berhubungan langsung dengan jemaat dan komunitas di lingkungan masing-masing.

Selain memperkuat upaya pencegahan, kepolisian mendorong masyarakat agar berani melaporkan jika mengetahui adanya dugaan peredaran atau penyalahgunaan narkotika.

Setiap informasi dari masyarakat, kata Parwata, akan ditampung dan ditindaklanjuti melalui penyelidikan lebih intensif. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya menekan peredaran narkotika di Sumba Timur.

Sat Resnarkoba Polres Sumba Timur juga akan terus melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika.

Keterlibatan tokoh agama dan masyarakat diharapkan dapat membangun kepedulian bersama. Dengan begitu, upaya menciptakan Sumba Timur yang bersih dari narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian.

“Tanah Marapu Bersih Narkoba,” ujar Parwata.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *