Detik Timur – Polres Ngada mulai menyiapkan pengamanan menghadapi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang dijadwalkan berlangsung pada 26 November 2026.
Wakapolres Ngada Kompol Teosasar M.M.F. Ngulu meminta jajarannya mempersiapkan langkah pengamanan secara matang. Penekanan itu disampaikan dalam apel internal di Mapolres Ngada, Senin, 28 September 2026.
Selain pengamanan Pilkades, Polres Ngada akan menyiapkan simulasi untuk menghadapi kemungkinan gangguan keamanan di Markas Komando (Mako) maupun lingkungan asrama.
“Kita harus selalu siap menghadapi setiap kemungkinan. Simulasi bukan sekadar latihan, tetapi bagian dari kesiapsiagaan untuk memastikan personel memahami tugas dan tanggung jawab apabila menghadapi situasi kontinjensi,” kata Teosasar.
Ia juga meminta pendataan terhadap personel yang memegang senjata api dinas. Pemeriksaan senjata dan kelengkapan administrasi harus dilakukan sesuai ketentuan.
Kedisiplinan personel turut menjadi perhatian. Anggota yang mendapat tugas piket tetap diminta mengikuti apel agar kesiapan personel dapat diketahui sebelum menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), personel diminta menjalankan apel serah terima tugas secara disiplin dan hadir tepat waktu. Hal itu untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa jeda saat pergantian petugas.
Teosasar meminta setiap satuan fungsi menerapkan Hubungan Tata Cara Kerja (HTCK), terutama dalam komunikasi dan koordinasi saat menjalankan tugas.
“Jaga kekompakan, saling membantu dan saling mendukung. Tidak ada tugas yang dapat berjalan maksimal tanpa komunikasi dan kerja sama yang baik,” ujarnya.
Persiapan tersebut dilakukan menjelang sejumlah agenda yang membutuhkan kesiapan personel, terutama pengamanan Pilkades pada November 2026.
Polres Ngada juga menekankan pentingnya disiplin, koordinasi dan kesiapsiagaan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.***












