Regional

Polres Ngada Bangun Sumur Bor untuk 50 KK Terdampak Gempa Bumi

×

Polres Ngada Bangun Sumur Bor untuk 50 KK Terdampak Gempa Bumi

Sebarkan artikel ini
Pembangunan sumur bor air bersih di halaman Pospol Marotauk, Desa Sambinasi Barat, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Rabu (9/9/2026). Sumur tersebut diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi 50 kepala keluarga terdampak gempa. (Foto: WhatsApp/Kobus Tena/DetikTimur.com)

Detik Timur – Polres Ngada bersama Tim BAZNAS Tanggap Bencana Republik Indonesia membangun sumur bor di Desa Sambinasi Barat, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, pada Rabu, 9 September 2026.

Sumur yang dibangun di halaman Pospol Marotauk, Polsek Riung, itu diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih 50 kepala keluarga yang terdampak gempa bumi pada 15 Agustus 2026.

Pekerjaan dimulai pukul 08.00 WITA. Pembangunan tersebut melibatkan BAZNAS Tanggap Bencana RI, BAZNAS Provinsi NTT, BAZNAS Kabupaten Ngada, masyarakat, dan pekerja pembangunan. Yayasan Mandjha menjadi salah satu donatur.

Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H., M.I.Kom., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas pengamanan, tetapi juga melalui kepedulian dan kerja nyata.

“Dalam semangat Program Kapolda NTT, Polda NTT Penuh Kasih, Polri hadir untuk memastikan masyarakat tidak menghadapi masa sulit seorang diri. Air bersih merupakan kebutuhan dasar, dan penyediaannya menjadi bagian penting dalam mendukung pemulihan masyarakat pascabencana,” ujar Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H., M.I.Kom.

Menurut Kapolres, pembangunan sumur bor tersebut merupakan hasil kerja sama Polres Ngada dengan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi NTT, BAZNAS Kabupaten Ngada, masyarakat, dan para donatur.

Kapolres Ngada menyampaikan apresiasi kepada pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan fasilitas air bersih itu.

“Kami berharap hadirnya akses air bersih dapat mendukung pemulihan masyarakat. Semangat gotong royong harus terus diperkuat karena pemulihan pascabencana merupakan tanggung jawab bersama,” katanya.

Pembangunan sumur bor dikoordinasikan melalui kerja sama Bhabinkamtibmas Pospol Marotauk dan Tim BAZNAS RI.

Ketua BAZNAS Tanggap Bencana RI Taufik, Ketua BAZNAS Tanggap Bencana Provinsi NTT Rizki, anggota BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Ngada Dafi, Bapospol Marotauk Aipda Muklis Muhamad, perwakilan masyarakat Desa Sambinasi Barat, dan pekerja pembangunan turut hadir dalam kegiatan tersebut.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *