DetikTimur – Penantian puluhan tahun masyarakat Desa Ole Ate, Kecamatan Mamboro, akhirnya berbuah hasil. Setelah sekitar 24 tahun berstatus kelas paralel, SD Negeri Ole Ate resmi berdiri sebagai sekolah definitif. Peresmian dilakukan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Tengah, Bernardus B. Gela, mewakili Bupati Sumba Tengah, Selasa (28/7/2026).
Status baru itu mengakhiri perjuangan panjang warga yang sejak lama menginginkan sekolah negeri sendiri agar anak-anak tidak lagi bergantung pada sekolah induk, SDN Kawa’u. Peresmian sekaligus menjadi langkah pemerintah daerah memperluas akses pendidikan dasar di wilayah tersebut.
Pelaksana Tugas Kepala SDN Ole Ate mengatakan sekolah kini melayani 75 siswa dengan enam tenaga pendidik. Menurut dia, status definitif bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Sekolah masih membutuhkan dukungan fasilitas, termasuk perangkat pendukung pengelolaan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Perjuangan membangun sekolah juga melibatkan masyarakat. Kepala Desa Ole Ate, Leksi Bolo, mengatakan pembangunan dilakukan secara bertahap melalui swadaya warga. Pondasi sekolah mulai dibangun pada 2022, sedangkan gedung berdiri pada 2024. Namun bangunan yang ada masih bersifat semi permanen sehingga diharapkan dapat diganti dengan gedung permanen pada 2027.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumba Tengah, Ignasius U. K. Sabaora, meminta para guru tetap menjaga semangat mengajar dan terus berinovasi meski sarana belajar belum sepenuhnya memadai. Ia menilai keberhasilan menjadikan SDN Ole Ate sebagai sekolah definitif merupakan hasil kolaborasi pemerintah dan masyarakat.
Dalam sambutanya, Bernardus B. Gela memastikan pemerintah daerah akan mengupayakan pembangunan sarana dan prasarana sekolah melalui Program Revitalisasi Sekolah dari pemerintah pusat.
Ia meminta pihak sekolah dan pemerintah desa memastikan data Dapodik selalu diperbarui agar memenuhi syarat memperoleh bantuan pembangunan.
Selain meresmikan SDN Ole Ate, Sekda juga memaparkan sejumlah program strategis di Kabupaten Sumba Tengah, antara lain pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi, Sekolah Rakyat, serta Program Bantuan Stimulan Perumahan bagi masyarakat.
Peresmian SDN Ole Ate menjadi penanda berakhirnya penantian panjang masyarakat Desa Ole Ate. Tantangan berikutnya adalah memastikan sekolah yang telah berstatus definitif itu tumbuh menjadi lembaga pendidikan dengan fasilitas memadai dan mampu melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas.***


