MHB-GAS Beberkan Strategi Penangan Kerentanan Mata Air Ake Gaale

0
26
MHB-GAS saat melakukan kampanye di Kelurahan Dufa-Dufa, Kecamatan Ternate Utara.

TERNATE – Krisis air bersih di wilayah Ternate Utara semakin parah. Mata air Ake Gaale telah mengalami penurunan debit sebanyak 42 persen atau produksi air dari 130 liter/detik turun menjadi 75 liter/detik. Sehingga membuat PDAM mengalami kekurangan air baku untuk disalurkan rumah-rumah pelanggan. Pasangan MHB-GAS akan menjadikan masalah air bersih sebagai program prioritas ketika terpilih. Hal ini disampaikan Muh.Hasan Bay saat melakukan kampanye di beberapa kelurahan di Kecamatan Kota Ternate Utara, Selasa (29/9).

M. Hasan Bay menjelaskan, penanganan kerentanan mata air Ake Gaale menjadi fokus pertama mereka ketika terpilih. Beberapa strategi telah disiapkan untuk melakukan penyelamatan mata air Ake Gaale. Karena posisi mata air ake gaale sangat strategis dalam memasok kebutuhan air bersih di wilayah Kota Ternate Utara. “Kita tahu bahwa PDAM yang mendistribusikan air ke rumah pelanggan yang bersumber dari mata air ake gaale jumlahnya sangat besar. Maka upaya penanagan kerentanan mata air ake gaale wajib dilakukan,” ujar Ko Hama, sapaan akrabnya.

Lanjutnya, mata air Ake Gaale diperhadkan pada beberapa masalah yaitu debit air mulai menurun, terjadinya pencemaran limba cair dari rumah-rumah warga sekitar, dan terjadinya intrusi air laut ke mata air Ake Gaale. “Jadi kita harus tau akar permasalahnnya baru mengambil instrumen kebijakan penangan kerentanan mata air ake gaale,” paparnya.

M. Asghar Saleh menambahkan, strategi penangan kerenatanan mata air Ake Gaale akan difokuskan pada pengetatan aturan perubahan tata guna dan peruntukan lahan kawasan imbuhan, membuat sumur resapan di wilayah imbuhan, mendesain model septic tank yang ramah lingkungan, dan menambah vegetasi tanaman di wilayah imbuhan.  “Jadi kita fokus pada pembuatan sumur resepan dengan konsep recarghe well (mengisi ulang dengan baik) di titik-titik yang masuk dalam kawasan imbuhan air mata air ake gaale. Kita akan libatkan semua stakeholder untuk ikut dalam gerakan ini. Karena masalah air ini masalah bersama, sehingga putuh campur tanggan semua masyarakat,” ungkap Abang Ga, sapaan akrbanya. Dia menambahkan, kedepan perlu dibuatkan model pembangunan septic tank yang ramah terhadap lingkungan. Sehingga limbah cair dari rumah-rumah warga tidak menyerap ke tanah dan mencemari kandungan air baku di dalam tanah. “Kita sudah harus punya model septic tank ini. Kemudian kita harus menambah vegetasi tanaman di wilayah imbuhan air. Kalau semua ini sudah dilaksanakan. Maka kita yakin debit air di mata air ake gaale akan bertambah,” pungkas pria yang hobi sepakbola ini. (TI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here