Regional

Kapolsek Lewa Ungkap Kekerasan Seksual Anak Masih Dominan, Kasus Pencurian Ternak Menurun

×

Kapolsek Lewa Ungkap Kekerasan Seksual Anak Masih Dominan, Kasus Pencurian Ternak Menurun

Sebarkan artikel ini
Kapolsek Lewa, Ipda Marius Pajaru Himbir, saat memberikan keterangan terkait situasi keamanan dan penanganan kasus kriminal di wilayah hukum Polsek Lewa, Kabupaten Sumba Timur. (Foto: WhatsApp/Kobus Tena/DetikTimur.com)

Detik Timur – Polsek Lewa, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mencatat penurunan kasus pencurian ternak sejak dipimpin Ipda Marius Pajaru Himbir.

Marius mengatakan, selain angka pencurian ternak menurun, kesadaran masyarakat terhadap hukum juga mulai meningkat.

“Sejak saya memimpin di Lewa banyak perubahan yang terlihat, angka pencurian ternak menurun dan kesadaran masyarakat akan hukum meningkat dengan berkurangnya angka kriminal,” kata Marius.

Sepanjang 2026, Polsek Lewa menangani sekitar tujuh kasus. Perkara yang menonjol yakni pencurian ternak dan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur.

“Dari beberapa kasus yang ditangani, kasus kekerasan seksual terhadap anak masih dominan di tahun 2026,” ujarnya.

Untuk menekan kejahatan, polisi memperketat pengawasan wilayah, terutama jalur-jalur yang berpotensi digunakan untuk perdagangan ternak ilegal.

Hal ini karena Lewa berbatasan dengan Kabupaten Sumba Tengah yang dinilai menjadi salah satu jalur pemasaran ternak secara ilegal.

Marius juga menekankan pentingnya patroli dan keterlibatan masyarakat dalam memberikan informasi kepada polisi.

“Patroli sangat penting karena dengan patroli pencegahan dini kriminal dapat ditekan dan patroli rutin ke daerah rawan sangat membantu mengungkap suatu kasus,” katanya.

Dalam pelayanan, Polsek Lewa membuka akses pengaduan melalui Call Center 110 serta nomor pribadi Kapolsek. Komunikasi dengan para kepala desa dan camat juga terus dilakukan.

Marius mengaku menerapkan pendekatan pelayanan tanpa meminta uang kepada masyarakat dalam penyelesaian perkara.

“Yang saya lakukan zero, tidak ada minta-minta uang kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia menargetkan Polsek Lewa ke depan menjadi tempat yang nyaman bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kepolisian.

“Target selanjutnya menjadikan Polsek Lewa rumah nyaman buat masyarakat Lewa, sehingga Polri hadir untuk masyarakat,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *